Catching Sunset in Moko

Another post about Moko! yay hehehe
Sudah tahu kah kamu bahwa di Bandung yang jauh dari laut ini juga bisa catching sunset yang indah? Kebanyakan orang hanya tahu Bandung seru dengan wisata belanja, kuliner dan alam. Alam yang dimaksud pun hanya kawah-kawah dan area perkebunan untuk berkuda atau panen stroberi.

Saya ingin sedikit membocorkan wisata favorit orang Bandung nya sendiri, dimana disini jarang orang luar kota. Sekalipun orang luar, biasanya yang memang lama tinggal di Bandung, atau backpacker yang giat menggali informasi dari masyarakat sekitar. Tempat ini tidak dikenal oleh turis-turis fancy atau yang hanya ikut tour. Yuk, saya ceritakan lebih lanjut.

LATAR BELAKANG
Beberapa waktu lalu saya bersama Fred, Dede dan Christ dan beberapa teman dari couchsurfing lain main-main ke bukit Moko, kami pengen lihat sunset yang ternyata keren bingit itu. Bukit Moko sebenernya buat saya udah agak bosan, sering banget saya bawa teman kesana sejak Marcin yang memperkenalkan saya kepada tempat ini. Tapi tapi tapi... saya melewatkan satu aktivitas terkenal di tempat ini : nonton matahari tenggelam. Dengan demikian saya dan teman-teman memutuskan kesana pukul 3 pm berangkat dari Bandung, dengan harapan bisa nonton sunset.

ON THE WAY
Di perjalanan, kami yang badannya ngga ada yang langsing ini (kecuali Christ, itu juga langsing tapi berbadan gede) naik motor dan melewati pemandangan indah, walau sesekali harus berhenti karena medannya nanjak. Oh indah banget dan lumayan bikin seger orang kota dan sibuk kaya saya (sibuk bobok, makan dan nonton drama korea huehehe).


ON THE SPOT
sejam perjalanan tiba lah kami di Bukit Moko, cukup rame dan banyak orang, dan sampah sampah berserakan, as usual. Nah, entah sejak kapan, pemilik warung di bukit ini menetapkan tarif sebesar Rp. 10.000,- per orang yang masuk. Kami sih ngga ada yang bayar, pura-puranya ngga tahu. Bukannya mau nakal, cuma emang pelit :P

Kami lalu ngobrol dan bercanda ketawa ketiwi, lalu foto-foto sambil duduk menikmati suasana selagi menunggu sunset, asyik banget, udaranya dingin dan seger gimana gitu, plus temen-temen saya asyik-asyik banget (walaupun udah pada tua hahaha) .

Jadi di bukit moko ini, kita bisa duduk-duduk di dalam warung, saung atau di halaman, warung dan saung adalah milik kafe yang ada disana, bisa pesan macam-macam makanan dan minuman, harganya standar tempat wisata, jadi agak mahal sedikit dari makanan warung dengan kualitas yang sama.
Nah, kami memilih duduk di halaman, kan tujuannya mau catching sunset hehehe.
(dan ga pesen makan minum lagi wkwk)

hehehe :D

So langsung aja ya, demikian penampakan sunset nya. Eits, tapi tetep aja, intinya sih kalau ke Bandung wajib banget mengunjungi tempat ini hehehehe :D testimoni wisatawan semua bilang sunset disini luar biasa.



















0 comments:

Post a Comment

 

INSTAGRAM

TWITTER

THE AUTHOR

My Photo
         
A former Miss Global Teen Indonesia, Miss Coffee Indonesia for South Sulawesi and Toraja Tourism Ambassador. Coffee drinker and chinese food reviewer for TripAdvisor, currently finishing her study majoring Tourism and also keep travel during her free time. She is involving in some Community Based Tourism sociopreneur project, the recent one is in Dago Pojok, Bandung. She was interviewed on VOI program for Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung and ROI Radio to talk about Couchsurfing in Indonesia. Another appearance on Television was on NBT Channel Thailand for representing Indonesia in ASEAN Plus Three Tourism Student Summit in Bangkok and Pattaya, another appearance was about the partnership between Indonesia and Thailand youth through Foundation for International Human Resources Development (FIHRD) where she take responsibility for the partnership.